Anggun Berkebaya di Hari Ibu, Kader PKK Kebonsari Kulon Perkuat Soliditas Menuju 2026

Hari Ibu, seluruh kader PKK hadir berkebaya

Kebonsari Kulon, Kota Probolinggo (22 Desember 2025) — Suasana Aula Kelurahan Kebonsari Kulon tampak berbeda pada Pertemuan Rutin PKK akhir tahun 2025. Bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, seluruh kader PKK hadir mengenakan kebaya, menampilkan nuansa anggun, hangat, dan penuh kebersamaan. Pertemuan ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga ajang refleksi kinerja sekaligus penguatan semangat menyongsong tahun 2026.

Sejak awal acara, keakraban terasa begitu kuat. Pertemuan dipandu secara bergantian oleh kader Pokja 2 dengan Ibu Umi Kulsum sebagai pembawa acara. Sapaan ramah dan senyum antar kader menciptakan suasana yang cair dan bersahabat.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh dirigen Ibu Emy Sulistyowati. Seluruh peserta berdiri dengan khidmat, menghadirkan nuansa nasionalisme yang menyatu dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat. Lagu kebangsaan ini menjadi pembuka sebelum acara resmi dibuka oleh Lurah Kebonsari Kulon, Ahmad Isnaini S.


Dalam sambutannya, Ahmad Isnaini menekankan pentingnya menjaga kekompakan serta kesiapan kader PKK menghadapi perubahan, khususnya di era digital.
“Ke depan, laporan kegiatan PKK akan berbasis aplikasi. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang. Mari kita hadapi bersama dengan kesiapan dan kecerdasan,” pesannya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan laporan kinerja masing-masing Pokja selama tahun 2025. Berbagai capaian di bidang pembinaan keluarga, pendidikan, ekonomi kreatif, kesehatan, hingga lingkungan disampaikan sebagai bentuk pertanggungjawaban dan evaluasi bersama.


Selanjutnya, Ketua TP PKK Kelurahan Kebonsari Kulon, Ibu Lusi Dwi Cahyani, memberikan arahan strategis. Ia mendorong seluruh Pokja untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas kegiatan, serta mempersiapkan diri menghadapi Lomba Kampung KB tingkat Provinsi. Ibu Lusi juga menyoroti peran Posyandu yang kini berkembang menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih luas, mencakup enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yaitu kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, perumahan, serta ketertiban dan keamanan.

Nuansa peringatan Hari Ibu semakin terasa dengan kegiatan tukar kado dan pembagian doorprize. Gelak tawa dan ekspresi bahagia mewarnai sesi ini, memperlihatkan bahwa kebersamaan dan kekeluargaan menjadi kekuatan utama PKK Kebonsari Kulon.

Pertemuan rutin ditutup dengan foto bersama, mengabadikan momen kebersamaan seluruh kader, pengurus PKK, dan lurah. Senyum yang terekam menjadi simbol optimisme dan tekad bersama untuk menjadikan tahun 2026 sebagai tahun yang lebih solid, inovatif, dan berprestasi bagi PKK Kebonsari Kulon.

LINK TERKAIT