Antisipasi Banjir, Kelurahan Kebonsari Kulon Bersama BPBD Kota Probolinggo Gelar Aksi "GOTKU RESIK"

Program GOTKU RESIK bukan sekadar aksi sekali jalan, melainkan upaya memupuk kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat

gotku resik bersama BPBD

PROBOLINGGO – Menjaga kebersihan saluran air menjadi prioritas utama guna mencegah genangan di musim penghujan. Pada Minggu pagi (15/02/2026), Kelurahan Kebonsari Kulon bersinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Probolinggo menggelar program "GOTKU RESIK". GOTKU RESIK adalah program inisiasi BPBD Kota Probolinggo (diluncurkan Februari 2024) yang merupakan singkatan dari "Gotku" (Got-ku/Saluran Air-ku) dan "Resik" (Bersih), bertujuan membersihkan selokan, drainase, dan lingkungan dari sampah serta sedimen lumpur.

Gerakan ini adalah langkah preventif penanggulangan bencana banjir dan genangan air, sekaligus kampanye perilaku bersih di masyarakat. Kegiatan kerja bakti massal ini melibatkan berbagai sektor, mulai dari aparatur kelurahan, aparat keamanan, relawan, hingga partisipasi aktif warga setempat.


Aksi pembersihan got saluran air ini dilakukan secara serentak di dua lokasi, yaitu :

1.    Wilayah RW 11: Dipimpin langsung oleh Lurah Kebonsari Kulon, Ahmad Isnaini Haryanto. Di lokasi ini, warga nampak antusias menguras sedimen lumpur dan mengangkat sampah yang menyumbat aliran air.

2.    Wilayah RW 12 (PKO): Dipimpin oleh Sekretaris Kelurahan, Hendra Purnomo. Di titik ini, fokus utama adalah memastikan kelancaran drainase menuju saluran pembuangan utama.

Kegiatan ini turut dikawal ketat oleh elemen pengamanan wilayah, yakni Babinsa dan Bhabinkamtibmas, serta mendapatkan dukungan tenaga dari rekan-rekan Formalis (Forum Masyarakat Peduli Lingkungan) Kota Probolinggo.


Hadir mewakili BPBD Kota Probolinggo, Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sigit Eko Priyanto, turun langsung memantau jalannya pembersihan. Kehadiran BPBD memberikan dukungan teknis dalam upaya mitigasi bencana banjir di wilayah perkotaan.

"Kolaborasi ini sangat penting sebagai langkah preventif. Kami mengapresiasi inisiatif warga dan Kelurahan Kebonsari Kulon yang tanggap terhadap potensi penyumbatan saluran air sebelum terjadi dampak yang lebih besar," ujar Sigit Eko Priyanto di sela-sela kegiatan.

Lurah Kebonsari Kulon, Ahmad Isnaini Haryanto, menyampaikan bahwa program GOTKU RESIK bukan sekadar aksi sekali jalan, melainkan upaya memupuk kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

"Harapan kami, dengan adanya aksi bersih-bersih pagi ini, aliran air menjadi lancar dan lingkungan menjadi lebih bersih. Kami juga mengimbau warga untuk tidak lagi membuang sampah ke dalam got agar manfaat dari kegiatan ini bisa dirasakan dalam jangka panjang," pungkas Ahmad.

Aksi yang berakhir sebelum tengah hari ini berhasil mengangkat puluhan karung berisi sedimen dan sampah plastik, memastikan kesiapan saluran air Kelurahan Kebonsari Kulon dalam menghadapi cuaca ekstrem.

LINK TERKAIT