
Bank Sampah Mural RT. 02 RW. 14 Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, menghadirkan inovasi terbaru yang inspiratif bernama SARTIKA (Satu Rumah Satu Tong Anorganik)
PROBOLINGGO - Bank Sampah Mural RT. 02 RW. 14 Kelurahan Kebonsari
Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, menghadirkan inovasi terbaru yang
inspiratif bernama SARTIKA (Satu Rumah Satu Tong Anorganik).
Inovasi SARTIKA dikembangkan sebagai langkah konkret pengelolaan sampah
berbasis masyarakat melalui pemilahan sampah anorganik langsung dari sumbernya.
Inovasi ini mengedepankan peran aktif warga untuk menekan volume sampah
tercampur, mendongkrak nilai ekonomi sirkular serta membangun budaya peduli
lingkungan secara berkelanjutan.
Inisiasi Inovasi
Inisiator sekaligus Ketua Bank Sampah Mural, Dyah Mariati, S.Kom, M.AP,
menjelaskan bahwa gagasan dan rancangan inovasi ini mulai disusun sejak awal
Februari 2026, sebelum akhirnya memasuki tahap uji coba dan penerapan perdana
pada 04 April 2026
Keunggulan dan kebaharuan
a. Mudah Diterapkan
: Sangat praktis dan aplikatif bagi seluruh rumah tangga
b. Edukatif dan
Estetik : Tong SARTIKA dilengkapi desain mural yang menarik perhatian dan
menjadi media edukasi warga
c. Membangun
Kebiasaan : Menumbuhkan budaya memilah sampah sejak dari rumah
d. Partisipasi Aktif
: Mendorong keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah anorganik
e. Mudah Direplikasi
: Memudahkan untuk diduplikasi oleh RT/RW atau wilayah lain
f. Nilai Tambah
Ekonomi : Mengubah sampah anorganik menjadi sumber pemasukan tambahan yang
nyata
Manfaat Inovasi
a. Bagi Masyarakat
- Warga memiliki
sarana yang jelas untuk memisahkan sampah anorganik
- Meningkatkan
kesadaran dan kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah
- Mendapatkan tambahan
penghasilan dari tabungan sampah
b. Bagi Lingkungan
- Mengurangi
pencemaran dan timbunan sampah
- Lingkungan lebih
bersih dan tertata
c. Bagi Pemerintah
- Mendukung program
pengurangan sampah
- Meningkatkan
partisipasi masyarakat dalam pembangunan lingkungan