
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian dan pemantauan langsung terhadap implementasi pola hidup bersih di tingkat rumah tangga.
Verifikasi STBM
PROBOLINGGO – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat melalui lingkungan yang higienis, Kelurahan Kebonsari Kulon,
Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, menyambut kedatangan Tim Verifikator
Lapangan (Verlap) Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) 5 Pilar pada
Selasa, 27 Januari 2026.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian dan pemantauan langsung terhadap implementasi pola hidup bersih di tingkat rumah tangga.
Tim
Verifikator disambut langsung oleh Lurah Kebonsari Kulon, Ahmad Isnaini, didampingi Ketua TP PKK
Kelurahan, Lusi Dwi Cahyani,
beserta jajaran Pokja IV TP PKK Kelurahan. Kehadiran tim penilai ini terdiri
dari perwakilan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana
(Dinkes P2KB) Kota Probolinggo, tim medis Puskesmas Kanigaran, serta petugas
verifikator lapangan lainnya.
Program
STBM bukan sekadar penilaian administratif, melainkan gerakan nasional untuk
memutus rantai penularan penyakit. Fokus utama verifikasi kali ini mencakup
lima indikator penting:
1.
Stop Buang Air Besar Sembarangan (ODF): Memastikan seluruh
warga memiliki akses jamban sehat.
2.
Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS): Ketersediaan
fasilitas cuci tangan di titik-titik strategis rumah tangga.
3.
Pengelolaan Makanan dan Minuman yang Aman: Penanganan konsumsi
rumah tangga yang higienis.
4.
Pengolahan Sampah Rumah Tangga: Sistem pemilahan dan
pembuangan sampah yang benar.
5. Pengolahan Limbah Cair Rumah Tangga: Saluran pembuangan air limbah (SPAL) yang tidak mencemari lingkungan.
Dalam
sambutannya, Lurah Kebonsari Kulon, Ahmad Isnaini, menekankan bahwa sanitasi
adalah pondasi dasar pembangunan kesehatan. Ia memberikan apresiasi kepada
seluruh warga yang telah proaktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
"Sanitasi merupakan pilar penting dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Kegiatan hari ini adalah wujud nyata kolaborasi pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, berkelanjutan, dan ramah bagi generasi mendatang," ujar Ahmad Isnaini.
Melalui
verifikasi lapangan ini, diharapkan Kelurahan Kebonsari Kulon dapat
mempertahankan komitmennya sebagai wilayah yang mandiri dalam kesehatan
lingkungan. Hasil dari verifikasi ini nantinya akan menjadi acuan bagi
pemerintah kota untuk terus melakukan pendampingan dan pengembangan
infrastruktur sanitasi yang tepat guna.
Dengan
lingkungan yang bersih, risiko penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan stunting
dapat ditekan secara signifikan, demi menciptakan masyarakat Kota Probolinggo
yang lebih berkualitas.